Tidak Ada Dapur dan Toilet di Pengungsian Tanah Longsor Torut

daerah-longsor-torut_20160305_193117

 
TRIBUNTORAJA.COM, BANGKELIKILA – Pengungsi tanah longsor di Dusun Batualang, Lembang Batulimbong, Kecamatan Bangkelikila, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, mengeluhkan minimnya fasilitas pengungsian.Hal itu diungkapkan Legislator PDIP Toraja Utara, Herman Pabesak kepada TribunToraja.com, usai meninjau tenda pengungsian korban longsor.”Inilah akibatnya kalau kita kerja sendiri dan tidak ada komunikasi dan koordinasi,” ujar Herman di lokasi pengungsian, Sabtu (5/3/2016).Ada tiga tenda pengungsian berkapasitas 50 orang yang didirikan BPBD di lokasi tersebut, namun tidak ada satupun dapur umum maupun toilet yang disediakan.Anggota Komisi III DPRD Toraja Utara tersebut menambahkan, dana untuk tanggap darurat bencana Pemkab Toraja Utara tidak sampai satu miliar.”Soal anggaran tanggap darurat memang kita sangat kurang,”  kata herman.(*)
“kami adalah perusahaan yang bergerak di bidang rekayasa instrumentasi, robotika, embedded systems, mekatronika dan IT software. kami spesialis dalam memproduksi berbagai alat monitoring jarak jauh support tambang, perkebunan, migas dan manufaktur. salah satu produk unggulan kami adalah argatech extensometer yakni alat pendeteksi longsor sekaligus alat monitoring trend pergerakan tanah (landslides early warning systems and slope stability monitoring)”

Leave a Comment