Korban Tewas dalam Bencana Longsor di Gorontalo Menjadi 2 Orang

Korban meninggal dunia akibat longsor di Kelurahan Tenda Kota Gorontalo.(KOMPAS.COM/BPBD Kota Gorontalo)  Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Korban Tewas dalam Bencana Longsor di Gorontalo Menjadi 2 Orang", https://regional.kompas.com/read/2018/03/30/22530831/korban-tewas-dalam-bencana-longsor-di-gorontalo-menjadi-2-orang.  Penulis : Kontributor Gorontalo, Rosyid A Azhar  Editor : Farid Assifa
Korban meninggal dunia akibat longsor di Kelurahan Tenda Kota Gorontalo.(KOMPAS.COM/BPBD Kota Gorontalo)
 

GORONTALO,KOMPAS.com –  Korban meninggal akibat longsor di Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulontalangi, Kota Gorontalo, bertambah satu orang. Reza Abidin yang sebelumnya menderita patah kaki akhirnya menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit, Jumat (30/3/2018). Nyawanya tak tertolong akibat hantaman batu yang runtuh dari tebing di samping rumah orang tuanya. Dengan demikian, jumlah korban tewas akibat longsor menjadi 2 orang anak. Longsoran batu tebing dipicu guyuran hujan lebat yang melanda Kota Gorontalo siang hingga sore. Rumah orang tua korban yang berada tepat di sisi bukit dihantam batu yang jatuh dari atas tebing hingga menjebol atap dan tangga depan. “Kedua korban sedang makan bersama neneknya tepat di depan rumah saat musibah batu menimpa mereka,” kata Lurah Tenda, Yusran Jibu.
Saat kejadian, kondisi cuaca sedang hujan lebat yang disertai angin kencang. Sebongkah batu yang berada di tebing terlepas dan menimpa rumah mereka. Fatria Maiya terluka di bagian kepala yang menyebabkan meninggal dunia. Sementara Reza terkena hantaman batu di bagian kaki dan meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit. “Kelurahan Tenda memang rawan longsor, sudah tiga kali terjadi bencana namun kali ini menelan korban jiwa,” kata Yusran Jibu.
Yusran mengingatkan warga di sekitar tebing agar segera mengungsi saat terjadi hujan deras. Potensi bencana longsor di wilayah ini sangat tinggi.

Leave a Comment