jual pendeteksi longsor

BREAKING NEWS – Jalan Magelang-Purworejo Longsor Dekat Simpang Manglong

18 January 2019
in News
Longsor terjadi di Dusun Jamblang, Desa Kaliabu, Salaman, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (18/1/2019).    Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul BREAKING NEWS - Jalan Magelang-Purworejo Longsor Dekat Simpang Manglong, http://jateng.tribunnews.com/2019/01/18/breaking-news-jalan-magelang-purworejo-longsor-dekat-simpang-manglong. Penulis: galih permadi Editor: galih permadi

Longsor terjadi di Dusun Jamblang, Desa Kaliabu, Salaman, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (18/1/2019).

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Longsor terjadi di Dusun Jamblang, Desa Kaliabu, Salaman, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (18/1/2019).Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunjateng.com longsoran setebal lima meter menutup akses jalan Magelang-Purworejo tak jauh dari Simpang Manglong.

“Akses jalan Mgl – Pwr tepatnya di dsn Jamblang Ds. Kaliabu depan bengkel cat mobil dibawah pabrik kayu lapis kaliabu tertutup total oleh Tanah longsor setinggi 4 s/d 5 m, badan jalan tertutup kl sepanjang 30 m,” demikian informasi seorang Polisi Polres Purworejo dalam grup WhatsApp.”Sementara belum bisa dilaksankan evakuasi sehub harus menunggu alat berat Demikian sementara Ndan…,” lanjutnya.Perjalanan bus Semarang- Cilacap dialihkan Melawati Yogyakarta.

 

Continue Reading

20 Orang Masih Tertimbun Longsor Kampung Adat Sukabumi, Ini Identitasnya

15 January 2019
in News

67299420-dfb2-46cc-9092-6af64292a5b0_169

 

 

 

 

 

Sukabumi – Tim SAR gabungan dan relawan masih melakukan pencarian korban yang tertimbun tanah longsor di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Data paling akhir yang diberikan Kepala BNPB Willem Rampangilei ada 100 jiwa yang tinggal di kampung tersebut. Rumah yang rusak tertimbun 29 unit, korban mengungsi 64 orang, 3 korban luka berat di RSUD Palabuhanratu. Meninggal dunia 13 jiwa, belum ditemukan 20 jiwa. Berikut identitas warga menurut informasi yang diberikan Basarnas, Kepolisian dan Kodim 0622 Sukabumi, hasil koordinasi dengan Kepala Dusun (Kadus) setempat.

1. Sukiat
2. Enan
3. Madtuha
4. Aryana
5. Elni
6. Sugandi
7. Adsih
8. Emah
9. Mirna
10. Armi
11. Suyeti
12. Asep
13. Serli
14. Ecih
15. Lina
16. Ruhesih
17. Mulyani
18. Adsa
19. Miah
20. Anra

“Data ini hasil komunikasi dengan Kadus setempat, namun masih bersifat sementara. Bisa saja ada tamu atau pendatang ketika bencana longsor terjadi,” kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Made Oka, Kamis (3/1/2019).

Continue Reading

Tanah Bergerak, Belasan Rumah dan Sekolah di Cianjur Terancam Longsor

14 January 2019
in News

a6c004c5331a9f4766e5c694b116508c

BELASAN bangunan rumah di Kampung Cibitung RT 02/RW 03, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berpotensi terancam longsor menyusul terjadinya pergerakan tanah, Kamis (10/1). Sebelummya di wilayah itu pernah diterjang pergerakan tanah sehingga hingga kini rekahannya diperkirakan mencapai panjang 100 meter.Berdasarkan informasi dihimpun, pergerakan tanah yang mengancam sejumlah bangunan rumah termasuk satu bangunan sekolah dasar tersebut terjadi usai dalam sepekan terakhir wilayah Cidaun diguyur hujan deras. Akibatnya, retakan tanah sebelumnya yang terjadi akhir Desember 2018 lalu itu kian melebar. Kondisi itu bisa memicu terjadinya potensi tanah longsor.

“Retakannya menyambung ke retakan tanah yang sebelumnya terjadi. Sekarang retakannya diperkirakan mencapai 100 meter,” kata Kapolsek Cidaun, AKP Falahudin, Jumat (11/1).Dari belasan kepala keluarga yang mendiami bangunan rumah yang terancam, enam di antaranya sudah direlokasi. Bangunan rumah mereka pun sudah mulai dibongkar. Sisanya masih dalam proses.”Dalam waktu dekat akan segera dibongkar. Penghuni enam rumah yang direlokasi terdiri dari 15 jiwa,” tuturnya.Biasanya saat siang warga yang sudah direlokasi mencari penghasilan di tempat asalnya. Menjelang malam apalagi jika turun hujan, mereka mengungsi.”Ada satu rumah di dekat perbukitan yang didiami untuk tempat tinggal sementara,” terangnya. Saat ini yang dibutuhkan warga terdampak pergerakan tanah di antaranya terpal, natura, serta material bahan bangunan. Ia berharap kebutuhan itu bisa segera dipenuhi agar warga tak telantar.

“Semoga segera mungkin ada bantuan kebutuhan yang diperlukan,” pungkasnya.Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, Sugeng Supriyatno, mengaku sudah menindaklanjuti laporan terjadinya pergerakan tanah di lokasi. BPBD sudah mengirimkan tim untuk melakukan asesmen.”Dari kemarin (Kamis) personel sudah berada di lokasi. Sampai sekarang masih berada di TKP,” kata Sugeng.Berdasarkan informasi, pergerakan tanah di Kampung Cibitung RT 02/03 terjadi pada Selasa (25/12/2018) lalu. Sebanyak 29 jiwa diungsikan ke tempat lebih aman karena rekahan tanah terus membesar.Bukan kali ini saja terjadi pergerakan tanah di daerah itu. Pada 2014 silam pernah juga terjadi pergerakan tanah hingga menyebabkan longsor. (OL-1)

Continue Reading

Bhabinkamtibmas Polsek Bendungan Aipda Budi Utomo Peduli Besama Warga Bersihkan Tanah Longsor yang Menutup Badan Jalan

14 January 2019
in News

IMG-20190113-WA0018-300x300

Polres Trenggalek – Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Bendungan beberapa hari ini, mengakibatkan terjadinya bencana tanah longsor di Desa Sumurup AKecamatan Bendungan pada, Sabtu malam,  (12/1/19)Mendapat informasi adanya  kejadian bencana alam tanah longsor  di Desa binaanya, Aipda Budi Utomo selaku Bhabinkamtibmas langsung menuju lokasi terjadinya tanah longsor tersebut.kemudian  Ia bergegas untuk mengamankan lokasi bersama warga Desa serta perangkat desa dan mengecek ada tidaknya korban.alhamdulillah bahwa dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.

Aipda Budi Utomo menghimbau “agar warga tetap waspada selama musim penghujan mengingat Desa Sumurup merupakan daerah pegunungan yang rawan longsor, ia juga menghimbau warga untuk menjaga keamanan lingkunganKapolsek Bendungan Akp Sukeni dalam keterangan mengatakan dan berterimakasih kepada seluruh warga Desa Sumurup.

“Atas bantuan dan perhatian serta kepedulian sosial, warga masyarakat Desa Kayuuran atas mengapresiasi kinerja Kepolisian Resort Bendungan, terlebih Bhabinkamtibmas yang bersama Masyarakat membantu membersihkan tanah longsor dari ruas jalan sehingga kendaraan bisa melintasi jalur tersebut”ucap kapolsek

Continue Reading

Longsor Cisolok Sukabumi, 4 Orang Meninggal, 4 Orang Lain Masih Dicari

2 January 2019
in News
ilustrasi longsor(Dok)  Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Longsor Cisolok Sukabumi, 4 Orang Meninggal, 4 Orang Lain Masih Dicari", https://regional.kompas.com/read/2019/01/01/00304901/longsor-cisolok-sukabumi-4-orang-meninggal-4-orang-lain-masih-dicari?utm_campaign=Dlvrit&utm_source=Twitter&utm_medium=Social.  Penulis : Kontributor Sukabumi, Budiyanto  Editor : Ana Shofiana Syatiri

ilustrasi longsor(Dok)

SUKABUMI, KOMPAS.com – Empat orang dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun tanah longsor di Dusun Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (31/12/2018). Empat orang lagi masih dalam pencarian. ”Empat korban lainnya dalam upaya evakuasi namun terkendala cuaca hujan dan gelap karena malam,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis, Senin malam. Menurut Sutopo, tanah longsor itu telah menimbun 34 rumah penduduk. BPBD Kabupaten Sukabumi bersama TNI, Polri, Basarnas, aparat setempat, relawan, dan masyarakat bersama melakukan pencarian dan penyelamatan korban. Saat ini, kata dia, aliran listrik di lokasi padam dan komunikasi selular juga sulit. Oleh karena itu, upaya evakuasi akan dilanjutkan Selasa (1/1/2019) pagi.

”Pendataan masih dilakukan. Pendataan ini untuk memastikan jumlah korban dan rumah tertimbun longsor,” ujarnya. Sutopo menuturkan, akses jalan menuju lokasi longsor jalanan yang terjal, berbatu, dan ditambah cuaca hujan rintik menyulitkan tim untuk melakukan evakuasi. Posko BNPB terus memantau penanganan bencana dan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sukabumi dan BPBD Provinsi Jawa Barat. Bencana tanah longsor ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Longsor terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah Sukabumi.

Continue Reading

Longsor Karangtengah, Rumah Tuminah Rata dengan Tanah

17 December 2018
in News

1545016657709_2-800x450

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Wonogiri – Hujan lebat mengakibatkan tanah longsor yang menimpa rumah warga bernama Tuminah (60) warga Dusun Kaliwungu RT 001 RW 006 Desa Purwoharjo Kecamatan Karangtengah, akibatnya rumah janda tersebut mengalami kerusakan rata dengan tanah, Sabtu (15/12) malam.Menurut Kasubaghumas Polres Wonogiri Kompol Hariyanto mewakili Kapolres AKBP Uri Nartuti Istiwidayati, Minggu (16/12) mengatakan hujan deras melanda daerah tersebut pada Sabtu (15/12) malam akibatnya tanah lonsor menimpa rumah korban dan mengakibatkan rumah tersebut roboh rata dengan tanah.

“Pada saat kejadian korban dan anggota keluarganya berada di rumah tetangga. Akibat kejadian tersebut tidak ada korban jiwa manusia.Hanya kerugian materiil sejumlah kurang lebih 20 juta rupiah,” jelasnya.Hariyanto menambahkan atas kejadian tersebut Kades Purwoharjo melaporkan ke Polsek Karangtengah pada Minggu tanggal 16 Desember 2018 pukul 09.00 WIB.“Polisi telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan evakuasi dan bakti sosial,” tutupnya.( Humas Polres Wonogiri Polda Jateng )

Continue Reading

Korban Longsor Toba Samosir Jadi Delapan Orang, Dua Masih Hilang, BNPB: Waspadalah Bencana!

14 December 2018
in News
Korban meninggal akibat tanah longsor yang menimpa empat rumah warga di Desa Halado, Kecamatan Pintu Pohan, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Kamis (13/12/2018) bertambah.    Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Korban Longsor Toba Samosir Jadi Delapan Orang, Dua Masih Hilang, BNPB: Waspadalah Bencana!, http://aceh.tribunnews.com/2018/12/13/korban-longsor-toba-samosir-jadi-delapan-orang-dua-masih-hilang-bnpb-waspadalah-bencana?utm_source=dlvr.it&utm_medium=twitter. Penulis: Khalidin Editor: Yusmadi

Korban meninggal akibat tanah longsor yang menimpa empat rumah warga di Desa Halado, Kecamatan Pintu Pohan, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Kamis (13/12/2018) bertambah.

Laporan Khalidin | Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Korban meninggal akibat tanah longsor yang menimpa empat rumah warga di Desa Halado, Kecamatan Pintu Pohan, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Kamis (13/12/2018) bertambah.Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam akun twitter resminya merilis jumlah korban meninggal dunia mencapai delapan orang.

 Selain korban tewas, sebanyak dua orang belum ditemukan. Dua korban yang selamat meski mengalami luka-luka.Kecuali itu, empat unit rumah korban hancur tertimbun tanah longsor yang terjadi dinihari tadi.Guna mencari keberadaan dua korban hilang, Tim SAR gabungan Toba Samosir mengerahkan dua alat berat di sana.

“Pencarian dilanjutkan bespk pagi,” tulis SutopoBNPB melalui Sutopo mengimbau masyarakat di seluruh wilayah Indonesia untuk tetap waspada atas potensi bencana.”Hujan terus meningkat, masyarakat diimbau untuk tetap waspada longsor,” tambah Sutopo.

Berikut tweet Sutopo yang baru diposting beberapa menit lalu.”8 orang tewas, 2 orang hilang, 2 orang luka-luka & 4 rumah rusak berat akibat tertimbun longsor di Toba Samosir. Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian korban besok pagi. 5 alat berat dikerahkan untuk mencari korban. Masyarakat dihimbau waspada longsor. Hujan terus meningkat. https://t.co/2o56xchvBnSebelumnya diberitakan, bencana alam berupa tanah longsor menimpa empat rumah warga di desa Halado, Kecamatan Pintu Pohan, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Kamis (13/12/2018) bertambah.

Menurut Sutopo, longsor terjadi akibat hujan deras mengguyur daerah ini. Peristiwa itu terjadi pukul 02.00 WIB saat para korban tengah tidur terpulas.”Longsor menimbun empat rumah warga, empat meninggal dunia, tujuh belum ditemukan dua selamat,” tulis Sutopo.

“Longsor timbun 4 rumah akibatkan 4 orang tewas, 7 orang belum ditemukan dan 2 orang selamat di Desa Halado Kecamatan Pintu Pohan Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara pada 13/12/2018 pukul 02.00 WIB. Saat kejadian hujan deras. Warga tidur, tiba-tiba longsor. https://t.co/QE6S5kxck. (*)

 

 

 

Continue Reading

Lagi Musibah Tanah Longsor, Kali Ini 5 Unit Rumah Penduduk di Kuala Enok Ambruk

29 November 2018
in News

img-20181126-wa0038

Tanah Merah, detikriau.org – Musibah tanah longsor ambrukan 5 unit rumah penduduk di Jalan AEC RT.002 RW.005 Kel. Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir, minggu (25/11) sekira pukul 23.00 Wib.Menurut keterangan saksi, Umar, sebelum kejadian,saksi sedang asik duduk-duduk diteras depan rumahnya. tiba-tiba ia mendengar suara seperti papan pecah yang berasal dari arah belakang rumah. saksi bergegas mencari tau, namun tidak menemui sumber penyebab suara tersebut.

Saksi kemudian turun ke “pompong” dengan maksud menguras air diperahu bermotor diesel miliknya itu. saat itulah saksi menyaksikan rumah milik Siti Aisyah ambruk dan diikuti rumah berhampiran. saksi seketika berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.“tidak ada korban jiwa namun kerugian materil ditaksir mencapai Rp 200-an juta,” Sampaikan Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Sik MH melalui Kasubag Humas AKP Syafri Joni SE, senin (26/11)diterangkan AKP Syafri, musibah tanah longsor ini disebabkan abrasi air sungai. Dugaan ini dilatarbelakangi oleh pemukiman masyarakat yang tertimpa musibah berada dibantaran sungai Kuala Enok yang pada saat musibah terjadi air dalam keadaan surut.

Berikut nama-nama korban musibah tanah longsor di Kuala Enok rilis pihak kepolisian;

1. H. DG. PASAUK, 75 Th, Bugis, Islam, Tani, Jl. AEC RT.002 RW.005 Kel. Kuala Enok Kec. Tanah Merah. (RB)

2. H. MUHAMMAD NUR, 65 Th, Bugis, Islam, Tani, Jl. AEC RT.002 RW.005 Kel. Kuala Enok Kec. Tanah Merah. (RB) yg disewa oleh UMAR, 45 Th, Bugis, Islam, Penambang Pompong, Jl. AEC RT.002 RW.005 Kel. Kuala Enok Kec. Tanah Merah.

3. MARIAM, 70 Th, Jawa, Islam, Dagang, Jl. AEC RT.002 RW.005 Kel. Kuala Enok Kec. Tanah Merah. (RB)

4. H. HAMSAN SANUSI, 54 Th, Bugis, Islam, Swasta, Jl. AEC RT.002 RW.005 Kel. Kuala Enok Kec. Tanah Merah. (RB)

5. H. DG. PASAUK, 75 Th, Bugis, Islam, Tani, Jl. AEC RT.002 RW.005 Kel. Kuala Enok Kec. Tanah Merah. (RB) yg disewa oleh YALI, 40 Th, Bugis, Islam, Tani, Jl. AEC RT.002 RW.005Kel. Kuala Enok Kec. Tanah Merah

Continue Reading

Bencana Longsor Melanda Semendo Darat Laut Muara Enim

15 November 2018
in News

IMG-20181114-WA0047

 

Kejadian Tanah Longsor di Jalan Raya Desa Batu Muara Danau Kecamatan Semendo Darat Laut (SDL) Kabupaten Muara Enim.Menurut keterangan Kapolsek Semendo AKP Feri Firdayanto SH Tanah tersebut longsor dikarenakan akibat hujan deras, Pada hari Selasa 13 Nopember 2018 sekira pukul 03.00 wib, sehingga tanah diatas jalan raya terbawa oleh air dan sehingga jalan raya tertutup oleh tanah.

Untuk saat ini jalan raya belum bisa dilalui oleh kendaraan, baik roda 2 maupun roda 4, sedangkan panjang jalan raya yang tertimpa tanah longsor lebih kurang 30 M. Jalan longsor tersebut menghubungkan antara Desa Muara Dua dengan Desa Penyandingan Kecamatan Semendo Darat Laut Kabupaten Muara Enim dengan Desa Padang Kadis Kabupaten Lahat.

Adapun Upaya yang dilakukan lanjutnya berkoordinasi dengan pihak Kecamatan SDL/Dinas PU Kabupaten Muara Enim (alat berat masih dalam perjalanan menuju lokasi tanah longsor), Ikut serta dalam upaya pembersihan tanah diatas jalan raya, agar arus lalu lintas lancar dan bisa normal kembali. Serta mengarahkan kendaraan yang akan melewati lokasi tersebut, agar menggunakan jalan lingkar/alternatif yang menghubungkan Desa Muara Danau dgn Desa Muara Dua Kecamatan SDL Kabupaten Muara Enim. JelasnyaUntuk Jumlah Personel yang di libatkan 6 (Enam) orang anggota Polsek Semendo yang langsung dipimpin oleh Kapolsek Semendo dan dibantu masyarakat Desa Muara Danau serta masyarakat sekitar wilayah tanah longsor. Pungkasnya Rabu 14/11/2018

Continue Reading

Longsor, Jalan Raya Karangsambung Tertimbun Tanah

13 November 2018
in News
LONGSOR: TNI bersama warga saat membersihkan material longsoran.Saefur Rohman / Kebumen Ekspres  Sumber: https://radarbanyumas.co.id/longsor-jalan-raya-karangsambung-tertimbun-tanah/ Copyright © Radarbanyumas.co.id

LONGSOR: TNI bersama warga saat membersihkan material longsoran.Saefur Rohman / Kebumen Ekspres

Kebumen – Hujan deras mengguyur wilayah Kebumen bagian utara sejak Senin (12/11) sore, membuat tebing Selorondo longsor hingga menutupi jalan raya Mertokondo – Karangsambung. Informasi yang dihimpun, Tebing Selorondo yang berada di Desa Kaligending Kecamatan Karangsambung ini longsor sekitar pukul 18.00 WIB. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Drs Muhyidin, melalui Bako Humas BPBD Kebumen, Heri Purwoto membenarkan kejadian tersebut pihaknya telah menugaskan sejumlah relawan untuk asesment di lokasi kejadian.

“Benar mas longsor tadi sore, kami sudah luncurkan relawan untuk mengevakuasi material longsoran agar jalan bisa dilalui,” katanya. Material longsor berupa tanah liat, batu, dan sejumlah pepohonan berhasil disingkirkan oleh warga, relawan dan sejumlah anggota Koramil Karangsambung. “Jalan sudah bisa dilalui, namun kami himbau kepada masyarakat untuk hati- hati karna jalan berlumpur dan licin,” ungkap Heri. Selain itu Heri Purwoto menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Kebumen, saat ini telah memasuki musim penghujan untuk meningkatkan kepaspadaan terjadinya bencana longsor, banjir dan angin puting beliung. “Warga harus waspada terlebih yang berada di lokasi rawan bencana, seperti rumahnya berlokasi dekat dengan tebing dan daratan rendah yang rawan banjir,” ujarnya. ( fur )

Continue Reading
Page 1 of 4912345...102030...Last »