jual pendeteksi longsor

Satu Korban Tertimbun Longsor di Lombok Utara Ditemukan

16 August 2018
in News

REPUBLIKA.CO.ID,  LOMBOK UTARA — Usaha Tim SAR gabungan untuk menemukan korban tertimbun tanah longsor di Dompo Indah, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, membuahkan hasil. Satu dari empat korban, Muhidin (33) berhasil ditemukan.Kabasarnas Masdya, TNI M Syaugi mengatakan korban ditemukan dalam posisi duduk dalam keadaan meninggal dunia. Syaugi menilai korban jatuh dari tebing rumahnya sekitar 20 meter dan terkubur longsor sedalam dua meter.Syaugi mengakui medan yang sulit menjadi salah satu hambatan bagi para tim penyelamat. Ia pun meminta kepada masyarakat untuk terus mendoakan agar korban lainnya dapat segera ditemukan.

Continue Reading

Tanah Longsor di Nepal, Tujuh Anak-anak dan Satu Wanita Tewas

14 August 2018
in News
Ilustrasi pemukiman di Nepal. (AFP PHOTO / MOIRA SHAW)

Ilustrasi pemukiman di Nepal. (AFP PHOTO / MOIRA SHAW)

Jakarta, CNN Indonesia — Tujuh anak-anak dan seorang perempuan tewas akibat tanah longsor yang dipicu hujan lebat di bagian barat Nepal, Minggu (5/8).Krishna Prasad Khatiwada, asisten kepala distrik Jajarkot, menyatakan delapan jasad korban ditemukan di reruntuhan dua rumah di Desa Thatibazar, Distrik Jajarkot.

“Warga di enam rumah lain di desa sama, yang berisiko tinggi terkena tanah longsor telah diselamatkan dan dievakuasi ke desa lain,” kata Khatiwada seperti dilansir xinhuanet.com, Senin (6/8).Operasi pencarian masih berlangsung atas satu warga yang masih hilang. Petugas dan warga setmepat bekerja sama dalam operasi penyelamatan Thatibazar adalah sebuah desa terpencil di bagian barat Nepal, berjarak 350 kilometer arah barat dari Ibu Kota Kathmandu.

Departemen Hidrologi dan Meteorologi Nepal menyatakan hujan deras akan terus berlangsung selama beberapa hari. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati atas kemungkinan terjadinya bencana alam.Badan prakiraan potensi banjir mengirim peringatan dini banjir bandang di tengah hujan lebat di berbagai wilayah di Nepal lewat akun Twitter resminya.Selama musim muson tahun ini, beberapa distrik di Nepal harus berjuang keras mengatasi dampak hujan deras.
Laporan terbaru dari Pusat Operasional Darurat, Kementerian Dalam Negeri Nepal, sedikitnya 65 orang tewas dan 363 keluarga terpaksa mengungsi akibat tanah longsor yang dipicu hujan deras yang terus mengguyur negeri itu.

(sab/nat)

Continue Reading

Mobil Lantas Bangli Terseret Longsor

13 August 2018
in News
Mobil lantas terseret longsor

Mobil lantas terseret longsor

Bangli,  balipuspanews. com – Mobil sudah rusak jatuh terseret longsor yang menimpa tembok lapangan tembak Polres Bangli yang terletak di sebelah garase / gedung Sat Sabhara  Polres Bangli, Minggu (12/08) dini hari.

“1 unit mobil Sedan milik Satlantas Polres Bangli (yang terparkir dilokasi dan sudah dalam keadaan Rusak Berat dan sudah tidak dipakai lagi), tadi yang disebabkan oleh hujan yang mengguyur Kota Bangli,” kata AKP Sulhadi Kasubbag Humas Polres Bangli ketika dimintai keterangannya Minggu siang.

Ia mengatakan kejadian longsor itu menjebolkan tembok sepanjang kurang lebih 15 meter.Saat ini Kasat Sabhara Polres Bangli beserta Kasat Lantas dan Sarpras sedang mengupayakan derek untuk proses evakuasi kendaraan tersebut.Dihimbau kepada masyarakat, mengingat hujan terus mengguyur Bangli agar berhati hati terhadap bahaya tanah longsor. (rls/bpn/tim)

Continue Reading

Tanah Merah Inhil Kembali Diterjang Longsor, 28 Orang Kehilangan Tempat Tinggal

13 August 2018
in News

EMBILAHAN - Sebanyak 28 orang di Desa Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Inhil, Riau kehilangan tempat tinggal akibat bencana alam tanah longsor yang terjadi, Sabtu (11/8/2019). Bencana yang terjadi di Jalan Jumpai, RT 02, Gang Perigi itu mengakibatkan 5 rumah warga runtuh dan terjun ke laut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian yang menimpa delapan kepala keluarga tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp200 juta. Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil, Yuspik, pihaknya telah berada di lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan membantu para korban.

EMBILAHAN – Sebanyak 28 orang di Desa Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Inhil, Riau kehilangan tempat tinggal akibat bencana alam tanah longsor yang terjadi, Sabtu (11/8/2019).Bencana yang terjadi di Jalan Jumpai, RT 02, Gang Perigi itu mengakibatkan 5 rumah warga runtuh dan terjun ke laut.Tidak ada korban jiwa dalam kejadian yang menimpa delapan kepala keluarga tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp200 juta.Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil, Yuspik, pihaknya telah berada di lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan membantu para korban.

“Laporan masuk ke kita sekitar pukul 08.40 WIB tadi. Kemudian pada pukul 09.00 WIB segera kita kerahkan personel sebanyak 12 orang dengan 1 armada laut menuju ke lokasi,” terangnya.Hasil identifikasi sementara pihak BPBD Inhil, diungkapkan Yuspik, terjadinya bencana tanah longsor disebabkan oleh arus sungai yang begitu deras mengikis permukaan tanah, sehingga tanah yang terkikis tidak mampu lagi untuk menahan beban berat bangunan rumah diatasnya.”Saya mengimbau kepada warga, khususnya warga Tanah Merah agar berhati-hati keluar rumah karena saat ini, hujan membuat arus sungai semakin deras dan gesekan terhadap permukaan tanah semakin kuat,” jelas Yuspik.Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan yang sesaat setelah kejadian menerima laporan, langsung menginstruksikan instansi terkait untuk mempersiapkan bantuan logistik terhadap para korban.

Dia mengaku prihatin atas bencana tanah longsor yang senantiasa terjadi dan menimpa warga Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah.”BPBD dan Dinas Sosial telah kita arahkan untuk mempersiapkan bantuan bagi para korban. Selain itu, juga diinstruksikan bantuan tenaga untuk membantu para korban disana melakukan evakuasi,” tukas Bupati.Bupati berharap kepada para korban untuk bersabar menghadapi musibah dan menganggap bencana tanah longsor sebagai sebuah cobaan.”Insha Allah kalau tidak ada halangan Saya akan mengunjungi para warga korban bencana. Saya harap kepada para korban dapat selalu diberi kesabaran dalam menghadapi ujian oleh Allah SWT,” tukas HM Wardan. ***

Continue Reading

Selain Gempa, Longsor Juga Terjadi di Lombok Utara Diduga Timbun 4 Orang

10 August 2018
in News
Selain gempa, longsor terjadi di Lombok Utara (Twitter Sutopo PN)

Selain gempa, longsor terjadi di Lombok Utara (Twitter Sutopo PN)

Liputan6.com, Jakarta - Tidak hanya gempa,  bencana longsor  juga terjadi di Dusun Dompu Indah, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Informasi ini disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam akun TwitternyaLongsor di Dusun Dompu Indah, Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara diduga menimbun 4 orang.

Seorang istri melaporkan kehilangan suami, anaknya dan 1 orang tetangganya. Tim SAR akan melanjutkan evakuasi. Medan sangat berat dan luas.Longsor di Lombok Utara ini belum diketahui waktu kejadiannya, namun diduga menimbun 4 orang. “Seorang istri melaporkan kehilangan suami, anaknya dan 1 orang tetangganya,” demikian twit Sutopo di akunnya @Sutopo_PN, Jumat (10/8/2018).Untuk mencari korban, tim SAR akan melanjutkan evakuasi.”Medan sangat berat dan luas,” tulis Sutopo

Continue Reading

Banjir dan Longsor Landa Padang Pariaman, Jalur Alternatif ke Agam Putus

9 August 2018
in News
Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat, sejak Sabtu (4/8/2018) malam hingga Minggu dinihari, menyebabkan jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Padang Pariaman dengan Kabupaten Agam putus.    Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul Banjir dan Longsor Landa Padang Pariaman, Jalur Alternatif ke Agam Putus, http://pekanbaru.tribunnews.com/2018/08/05/banjir-dan-longsor-landa-padang-pariaman-jalur-alternatif-ke-agam-putus.  Editor: Ariestia

Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat, sejak Sabtu (4/8/2018) malam hingga Minggu dinihari, menyebabkan jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Padang Pariaman dengan Kabupaten Agam putus.

Laporan kontributor tribunpadang.com Riki Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.COM – Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat, sejak Sabtu (4/8/2018) malam hingga Minggu dinihari, menyebabkan jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Padang Pariaman dengan Kabupaten Agam putus.Bahkan, jalan yang berada di Korong Lampanjang, Nagari Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau itu tak dapat dilalui kendaraan. Baik roda dua maupun roda empat, karena material longsor berupa batu, batang pohon dan tanah, menimbun badan jalan.

Selain menutup badan jalan, longsor yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB itu juga menumbangkan satu tiang listrik, sehingga arus listrik di kawasan Sungai Limau pun padam hingga Minggu siang.Saat ini, petugas BPBD daerah setempat masih membersihkan badan jalan dari material longsor dengan dibantu oleh satu unit alat berat yang diturunkan Dinas Pekerjaan Umum daerah setempat.

“Petugas BPBD Padang Pariaman bersama masyarakat hingga siang ini masih membersihkan material jalan dari tumpukan longsor,” kata Operator Pusdalops BPBD Padang Pariaman, Andri Liska Putra, saat dihubungi tribunpadang.com via handphone dari Padang, Minggu (5/8/2018) siang Selain longsor, Andri pun menyebut bahwa hujan lebat yang terjadi sejak Sabtu malam itu juga menyebabkan Batang Sungai Limau meluap. Bahkan luapan air yang mencapai hampir 1 meter itu juga melanda sejumlah rumah warga dan pasar tradisional Sungai Limau, sehingga aktivitas jual beli di pasar pun terganggu.”Sekarang ini air sudah surut, tapi tadi dinihari hingga pukul 10.00 WIB aktivitas pasar terganggu sejak pukul 07.00 sampai pukul 09.00 WIB, karena luapan air masuk ke toko-toko dan lapak-lapak pedagang,” tutup Andri. (*)

 

Continue Reading

Tanah Longsor Terjang Wilayah Pegunungan di Afghanistan, Sedikitnya 6 Tewas

9 August 2018
in News
Foto yang beredar di media sosial, menunjukkan kawasan aliran sungai Panjshir, Afghanistan yang meluap dan menerjang permukiman di sekitarnya.(TWITTER @WAISBARAKZAI)   Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tanah Longsor Terjang Wilayah Pegunungan di Afghanistan, Sedikitnya 6 Tewas", https://internasional.kompas.com/read/2018/07/12/23483811/tanah-longsor-terjang-wilayah-pegunungan-di-afghanistan-sedikitnya-6.  Penulis : Agni Vidya Perdana Editor : Agni Vidya Perdana

Foto yang beredar di media sosial, menunjukkan kawasan aliran sungai Panjshir, Afghanistan yang meluap dan menerjang permukiman di sekitarnya.(TWITTER @WAISBARAKZAI)

KABUL, KOMPAS.com – Bencana tanah longsor menerjang kawasan permukiman di kaki gunung di Afghanistan, Kamis (12/7/2018) menghancurkan ratusan rumah warga di sepuluh desa dan menewaskan sedikitnya enam orang. Longsor terjadi setelah sebuah danau di gunung Panjshir, di utara Kabul, meluap karena lapisan es di puncak yang mencair dan mengirimkan air bersama lumpur menerjang sejumlah desa yang berada di bawahnya. Sedikitnya 10 desa dikhawatirkan terdampak terjangan air dan lumpur yang membanjiri sebagian besar rumah warga dan menghancurkan bangunan publik. Upaya penyelamatan segera dilakukan untuk mencari korban selamat yang kemungkinan terkubur lapisan lumpur.

Salah seorang warga yang selamat, Jamil Ahmad, mengaku tengah di tempat tidurnya saat mendadak mendengar suara bergemuruh dari atas gunung, diikuti teriakan peringatan dari warga. “Seseorang berteriak banjir dan saya melarikan diri bersama keluarga menuju tempat yang lebih tinggi,” kata Ahmad kepada AFP. Pernyataan pemerintah setempat menyebutkan, enam orang telah dipastikan meninggal dunia, namun pihaknya memperingatkan kemungkinan jumlah korban bertambah. Menurut Ahmad, penduduk desa sebelumnya sempat khawatir akan terjadinya longsor saat cuaca yang semakin hangat, memungkinkan volume air di danau meningkat karena lapisan es yang mencair.

Wakil Direktur Manajemen Bencana dari kementerian, Mohammad Qasim Haidari mengatakan, upaya pencarian dan penyelamatan telah dilakukan. Bantuan berupa makanan, air dan selimut serta tenda juga telah dikirim untuk para penduduk yang mengungsi. Sementara warga desa turut membantu proses pencarian menggunakan alat-alat sederhana. “Kami telah mengerahkan segala kemampuan untuk membantu warga,” kata Haidari. Bencana tanah longsor dan banjir bandang tergolong kerap melanda wilayah pegunungan Afghanistan saat mulai memasuiki musim semi dan musim panas, ketika lapisan salju di puncak mulai mencair.
Kondisi tersebut diperparah minimnya vegetasi dan banyaknya kawasan hutan yang mulai gundul.
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, yang tengah berada di Brussels untuk menghadiri KTT NATO mengaku terkejut dengan kabar bencana tersebut. “Sejumlah orang telah menjadi korban tewas akibat tanah longsor,” kata Ghani dalam pernyataannya. Pihaknya segera memerintahkan kepada jajaran terkait untuk memberikan bantuan kepada para korban yang terdampak bencana

Continue Reading

8 tewas akibat tanah longsor di Nepal

8 August 2018
in News
Ilustrasi: Seorang wanita Nepal berjalan melewati puing-puing bangunan yang dihancurkan di desa Lamosangu di Sindhupalchowk, dekat Daerah Otonomi Tibet di Cina pada 10 Mei 2015, setelah tanah longsor yang diakibatkan gempa Nepal. (Metin Aktas - Anadolu Agency)

Ilustrasi: Seorang wanita Nepal berjalan melewati puing-puing bangunan yang dihancurkan di desa Lamosangu di Sindhupalchowk, dekat Daerah Otonomi Tibet di Cina pada 10 Mei 2015, setelah tanah longsor yang diakibatkan gempa Nepal. (Metin Aktas – Anadolu Agency)

ANKARA

Sebanyak delapan orang, yang tujuh di antaranya anak-anak, dipastikan tewas akibat tanah longsor yang disebabkan hujan deras di barat Nepal, Senin.Menurut kantor berita Kyodo, dua rumah di desa Thantibazaar, daerah Jajarkot itu tertimbun tanah longsor.

Dari hasil operasi pencarian dan penyelamatan di tempat kejadian, petugas menemukan jasad seorang wanita beserta tujuh jasad anak-anak berusia antara 3 dan 11 tahun.Pihak berwenang melaporkan bahwa seorang anak tak diketahui kabarnya akibat bencana tersebut

Continue Reading

Dua Rumah di Malili Lutim Dihantam Longsor

8 August 2018
in News
Longsor terjadi di Jl M Natsir, Kelurahan Malili, Kecamatan Malili, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (6/8/2018) dini hari.    Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Dua Rumah di Malili Lutim Dihantam Longsor, http://makassar.tribunnews.com/2018/08/06/dua-rumah-di-malili-lutim-dihantam-longsor. Penulis: Ivan Ismar Editor: Hasriyani Latif

Longsor terjadi di Jl M Natsir, Kelurahan Malili, Kecamatan Malili, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (6/8/2018) dini hari.

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Longsor terjadi di Jl M Natsir, Kelurahan Malili, Kecamatan Malili, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (6/8/2018) dini hari.Peristiwa terjadi sekitar pukul 03.30 Wita. Akibatnya dua rumah milik Mattang dan Kasri terkena longsoran tanah.”Rumah milik keluarga Mattang 90 persen hampir roboh dan rumah milik keluarga Kasri rusak bagian dapur,” Kata Pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur, Askar.

Longsor terjadi akibat hujan yang mengguyur daerah tersebut dari Minggu (5/8/2018) malam hingga Senin (6/8/2018) dini hari.Beruntung dalam peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta.”Tim TRC, SAR Malili dan warga sekitar sudah memindahkan barang-barang dari rumah korban,” ujarnya.(*)

 

 

Continue Reading

Longsor, Jalur Padang Pariaman – Agam Terputus

7 August 2018
in News
Ilustrasi Tanah Longsor

Ilustrasi Tanah Longsor

Liputan6.com, Parit Malintang Longsor terjadi di Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), pada Minggu (5/8/2018). Material longsor menimbun jalan yang menghubungkan Padang Pariaman menuju Kabupaten Agam.Akibat longsor tersebut, jalan provinsi itu tidak bisa dilewati baik untuk kendaraan roda empat maupun roda dua karena dipenuhi material tanah.

Salah seorang warga setempat, Aji Jurahman (33) mengatakan longsor tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. “Padahal sebelumnya warga masih bisa melewatinya,” ujar Aji, dilansir Antara.  Selain menutup jalan, longsor tersebut juga menumbangkan satu tiang listrik sehingga memadamkan listrik di Kecamatan Sungai Geringging.

Ia menyebutkan karena aliran sungai masih deras maka tidak ada jalan alternatif terdekat guna menghindar dari dampak longsor tersebut.”Bahkan sebuah komunitas sedang berkemah di Batang Sungai Limau ikut mengungsi,” ujarnya.Jalan alternatif yang dapat dilewati untuk menghindari longsor tersebut yaitu Nagari Batu Gadang Kuranji Hulu, lalu Kampuang Dadok Nagari Kuranji Hulu, dan Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu.

Meskipun tidak ada korban jiwa tetapi dapur rumah warga di dekat lokasi ditimbun longsor tersebut.”Saya masih takut kembali ke rumah karena hujan masih mengguyur, takutnya longsor lagi,” lanjut korban yang rumahnya terdampak longsor, Ratnawilis (32).Ia berharap pihak terkait segera membersihkan material longsor dan memasang beton penahan longsor khususnya untuk tiang listrik tegangan tinggi yang berada di belakang rumahnya.Apalagi lokasi tiang tersebut terletak di puncak bukit di mana lokasi longsor itu berada. “Apabila tidak segera maka manara ini akan roboh dan menimpa rumah warga,” dia menambahkan.

Continue Reading
Page 1 of 4512345...102030...Last »